SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT UPT PUSKESMAS CIPANAS KABUPATEN GARUT UPT PUSKESMAS CIPANAS GARUT

18 Agustus 2020

Puskesmas Cipanas Terus Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Sekolah

 


Meskipun rencana sekolah tatap muka di Kabupaten Garut belum ada kepastian kapan waktunya akan digelar, namun Puskesmas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, terus mensosialisasikan pentingnya mentaati protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

Belum lama ini, pusat kesehatan masyarakat itu megadakan pertemuan dengan para guru UKS tingkat SMP dan tingkat SMA yang berada di zona merah tersebut.

“Anak-anak yang berada di zona merah, hingga kini belum bisa melaksanakan belajar tatap muka. Tetapi tahapan protokol kesehatan, bilamana nanti dilaksanakan sekolah tatap muka, kami sudah sampaikan apa yang harus mereka kerjakan sesuai dengan protokol kesehatan di sekolahnya masing-masing,” tutur Kepala Puskesamas Cipanas,Hj. Husnul Khotimah, S.ST.

Dalam pertemuan itu, pihak Puskesmas Cipanas juga menyampaikan pentingnya remaja putri usia SMP dan SMA mengkonsumsi tablet FE untuk tambah besi, yang juga menjadi program rutin di Puskesmasnya.


“Kami punya program pemberian tablet tambah besi kepada remaja putri, karena mereka merupakan calon ibu melahirkan. Pemberian tablet ini setiap satu minggu satu kali selama 52 minggu. Dalam hal ini para guru UKS di tingkat SMP dan SMA wajib memantau untuk memastikan kalau siswanya itu betul-betul mengkonsumsi tablet tambah besi ini, meskipun masih dalam suasana belajar daring,” kata Husnul.

Ditemui usai acara yang digelar di komplek sekolah Almasduki itu, Urip Hidayat, guru UKS MTS Persis Rancabango, mengatakan, melalui sosialisasi yang disampaikan oleh kepala puskesmas, Kapolsek Tarogong Kaler Masrokan, dan Camat Tarogong Kaler Aep, dirinya mendapatkan pencerahan.

“Alhamdulillah kami mendapatkan pencerahan lagi. Jadi, insha Alloh kalau nanti dilaksanakan sekolah tatap muka, kami akan melaksanakan protokol kesehatan sesuai ketentuan, seperti yang disampaikan oleh kepala Puskesmas, Pak Kapolsek, dan pihak kecamatan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, dalam waktu berbeda, kembali Puskesmas Cipanas melaksanakan sosialisasi untuk guru-guru PAUD, TK, SD. Dari sosialisasi ini, lahir kesepakatan antara para guru dan pihak Puskesmas, yakni:

1. Sekolah siap melaksanakan prosedur yang telah ditentukan oleh para pemangku kebijakan, tentang kesiapan pembelajaran tatap muka, di mana sebelum dilaksanakan pembelajaran tatap muka, sebaiknya para guru dan siswa dilakukan tes swab.

2. Pendistribusian obat cacing untuk SD/MI dititipkan ketika rapat kepala sekolah sesuai jadwal rapat awal bulan. Untuk TK, PAUD, RA dan Kober dititipkan ke Posyandu paling telat bulan Oktober 2020 diberikan kepada anak atau Balita.


copyright gosipgarut.id

16 Juli 2020

Puskesmas Cipanas Garut Idealnya Bisa Melayani Wisman

 


Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, merupakan satu-satunya Puskesmas yang berada di pusat objek wisata yang paling terkenal di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Objek wisata Cipanas merupakan, objek wisata air panas dengan infrastruktur cukup lengkap, perhotelan dan tempat penginapan cukup banyak yang sudah ada sejak puluhan tahun silam, serta semakin lengkap dengan berdirinya fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Sayangnya keberadaan Puskesmas Cipanas yang sudah berdiri sejak Tahun 2001 ini, belum banyak diketahui masyarakat.

Karena itu, Kepala Puskesmas yang baru menjabat satu tahun lebih, Hj. Husnul Khotimah, S.ST, beserta jajaran pegawainya, berupaya keras mensosialisasikan keberadaan puskesmas tersebut dengan selalu mengedepankan kekeluargaan yang berdampak tidak ada bahasan atasan dan bawahan, melainkan dari orang tua kepada anaknya, begitupun sebaliknya, selalu kompak dan sesuai dengan tata nilai Puskesmas yaitu RAMPAK (Ramah, Nyaman, Sopan dan Kekeluargaan), selain itu SDM yang mempunyai kecakapan di bidangnya masing-masing.

“Puskesmas ini sudah ada cukup lama, tapi belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga yang mencakup 3 desa dan 1 kelurahan di sini. Karena itu, kami berupaya mensosialisasikan kembali, dengan cara mendatangi daerah binaan tadi. Idealnya mah Puskesmas ini bisa melayani tamu mancanegara yang berwisata ke sini. Tapi mungkin karena fasilitasnya belum memadai untuk itu, SDM juga belum cukup memadai, ya kita berupaya dulu agar dimaksimalkan keberadaannya oleh warga di sini, ” ujar Husnul, didampingi stafnya, Kamis (15/07/2020).

Sebetulnya puskesmas Cipanas ini memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk melayani warga sekitar. Puskesmas ini dilengkapi IGD, balai pengobatan umum, persalinan, pelayanan keluarga berencana, pelayanan imunisasi, klinik remaja, serta fasilitas kesehatan dasar lainnya. Puskesmas ini didukung pula oleh pegawai sebanyak 40 orang, dengan dua orang dokter umum, 14 orang bidan, selebihnya adalah tenaga perawat dan administrasi.

Ke depan, sambung kepala Puskesmas yang berprofesi sebagai bidan ini, berharap, puskesmasnya akan dilengkapi dengan fasilitas rawat inap. “Ya ke depannya, kami ingin puskesmas ini memiliki fasilitas rawat inap, supaya bisa melayani 24 jam, termasuk bisa melayani wisatawan manca negara. Harusnya ini Puskesmas rasa hotel, karena berada di pusat wisata Garut,” ujarnya.

Selain fasilitas kesehatan yang cukup memadai, puskesmas ini juga memiliki tempat parkir yang cukup luas dan aman.

COPYRIGHT Kandaga