24 Januari 2021
Alumni dan Mahasiswa ITB Asal Garut Salurkan APD
Puskesmas di Garut Bersiap Sambut Vaksin Corona
Puskesmas di Garut mulai bersiap menyambut datangnya vaksin virus Corona atau COVID-19. Selain menyiapkan tenaga kesehatan, sejumlah fasilitas penunjang lainnya juga disiapkan.
Salah satu pusat kesehatan masyarakat yang mulai bersiap adalah Puskesmas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler. Di puskesmas ini, tempat penyimpanan vaksin sudah disiapkan.
Pihak puskesmas menyiapkan sebuah tempat khusus untuk menyimpan vaksin COVID-19. Bentuknya seperti boks berukuran besar.
“Ini untuk persiapan vaksinasi COVID-19. Pelaksanaannya mungkin sekitar awal tahun,” ucap Kepala Puskesmas Cipanas, Khusnul Khotimah, Rabu (2/12/2020).
Selain menyiapkan tempat penyimpanan vaksin, Puskesmas Cipanas juga menyiapkan sejumlah tenaga kesehatan yang nantinya akan dikerahkan untuk melakukan vaksinasi. Mereka sudah dilatih.
“Sudah ada tenaga medis yang dilatih untuk persiapan vaksinasi. Jadi kita tunggu dropping vaksinnya,” ujar Khusnul.
Vaksin COVID-19 rencananya mulai didistribusikan oleh pemerintah pusat awal 2021 mendatang. Ada dua jenis vaksin yang akan didistribusikan yakni Sinovac dari Biofarma dan Sinopharm dari Kimia Farma.
Khusnul menambahkan, ada sekitar dua ribuan warga Tarogong Kaler yang akan disuntik vaksin oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Cipanas ini. “Di wilayah kerja puskesmas, ada sekitar 2.000. Di antaranya tenaga kesehatan, jejaring klinik, kemudian ASN, guru, pelayanan umum seperti pegawai hotel dan rumah makan. Itu tahap pertama,” tutur Khusnul.
Sumber: detik.com
PKM Cipanas Berupaya Maksimal Lindungi Nakesnya Dari Ancaman Covid 19
Dalam dua minggu terakhir banyak tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang terpapar Covid 19. Sehingga pusat layanan kesehatan, tempat dimana Nakes terpapar virus tersebut, terpaksa ditutup untuk beberapa waktu.
Tak ingin Nakesnya terpapar corona, manajemen Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Cipanas, yang berada di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, berupaya ekstra lindungi Nakesnya dari virus yang menakutkan itu.
” Di wilayah kerja Puskesmas Cipanas ini memang lagi meningkat jumlah kasus Positif nya, terutama dari kluster keluarga, ada juga dari tenaga kesehatan. Nah kita sebagai petugas kesehatan yang masih sehat, harus benar-benar menjaga kondisi, dengan memperketat protokol kesehatan, dan selalu berdo’a kepada Alloh SWT, supaya tetap sehat dan bisa melayani masyarakat dengan maksimal,” Kata Kepala PKM Cipanas, Hj. Husnul Khotimah, Sabtu (14/11/2020).
Selain itu, lanjut Husnul, Ia juga selalu berupaya memberikan extrafood dan extra vitamin kepada anak buahnya, dan selalu mengingatkan untuk bahagia, agar bisa menekan stres untuk menjaga imunitas tubuh agar tidak menurun. Ia juga berupaya hadir di Puskesmasnya meskipun hari libur, untuk mensupport anak buahnya.
” Kita juga mengatur jadwal kerja WFH dan WFO. Dan bila ada karyawan yang sakit, kita anjurkan untuk berobat dan istirahat di rumah,” Imbuhnya.
Selain memperketat protokol kesehatan (Prokes) terhadap pegawai Puskesmasnya, diberlakukan juga kepada pengunjung.
” Untuk pengunjung kita juga selalu mengingatkan protokol kesehatan, dan pengunjung kita batasi, supaya tidak bergerombol di dalam, di luar juga harus jaga jarak,” Ucapnya.
Dan Ia menghimbau kepada masyarakat yang merasa ada maslah dengan kesehatannya, supaya segera mendatangi Puskesmasnya, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, kaitan dengan Pandemi Copid 19. (Asep Sudrajat).
https://www.kabarnusantara.id/pkm-cipanas-berupaya-maksimal-lindungi-nakesnya-dari-ancaman-covid-19/
Puskesmas untuk Vaksinasi Covid-19
Garut Siap Perbanyak Puskesmas untuk Vaksinasi Covid-19. Petugas medis memeriksa alat pendingin vaksin COVID-19 di Ruang menyimpanan vaksin, puskesmas Cipanas, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat
Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyiapkan 67 puskesmas untuk memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 tahap pertama dengan prioritas para tenaga kesehatan dan unsur pimpinan daerah seperti bupati dan wakil bupati.
"Ini kita gunakan di puskesmas, ada 67 tapi kita akan memperbanyak untuk memberikan kemudahan di beberapa tempat sesuai dengan kebutuhan, di puskesmas dulu yang akan diberikan," kata Bupati Garut Rudy Gunawan usai meninjau simulasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Jumat (8/1).
Ia menuturkan, Pemkab Garut sudah siap melaksanakan vaksinasi dengan menyiapkan seluruh tempat pelayanan kesehatan tersebar di setiap kecamatan berikut petugasnya sudah mendapatkan pelatihan. Pemkab Garut juga sudah mensimulasikan tahapan pelaksanaan vaksinasi sesuai prosedur yang ditetapkan mulai dari pemeriksaan kesehatan sebelum disuntik vaksin, sampai dengan pemantauan setelah divaksin.
https://republika.co.id/berita/repjabar/berita-jabar/qmm75i366/garut-siapkan-67-puskesmas-untuk-vaksinasi-covid19
Tim Monitoring Rapid Tes Antigen Jabar Datangi PUskesmas Cipanas
” Kami tim monitoring dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, ditugaskan untuk memonitor pelaksanaan kegiatan Rapid tes antigen di Kabupaten Garut. Siapa saja yang di-Rapid tes, berapa banyak, dan kami akan monitor dari tanggal 24 Desember 2020, sampai 08 Januari 2021,” ungkap Dedah Ratikah didampingi Kepala Puskesmas Cipanas, Hj. Husnul Khotimah, saat melakukan monitoring di Puskesmas Cipanas Garut, Kamis (31/12/2020).
Dikatakannya, selain memonitor pelaksanaan Rapid tes antigen di Puskesmas Cipanas dan Terminal Guntur Ciawitali Garut, tim monitor ini juga mantau pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) ke restoran, hotel dan tempat wisata. Kita juga memantau pelaksanaan Prokes menyangkut pelaksanaan pemakaian masker, mencuci tangan pake sabun dan jaga jaraknya, baik oleh pengelola, pegawai dan pengunjung tempat tempat tadi,” tuturnya
Dedah menilai sangat baik pelaksanaan Prokes di tempat wisata dan hotel yang ada di Garut ini.
” Sangat baik (pelaksanaan Prokes), saya salut penerapan Prokes di tempat tempat wisata yang ada di Garut ini, pantas kalau Garut imi mendapatkan penghargaan dari Provinsi,” ucapnya.
Kepala Puskesmas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Hj. Husnul Khotimah, menyebutkan, pelaksanaab Rapid tes antigen di Posko Kesehatan yang ada di Puskesmasnya dilakukan dengan selektif.
” Pelaksanaan Rapid tes di Posko Kesehatan kami, benar benar dilakukan secara lebih selektif. Artinya hanya dilakukan bagi mereka yang akan keluar kota, atau yang memiliki gejala. Untuk yang memiliki gejala di sini kami konsultasikan dengan dokter yang dipasilitasi oleh Dinas Kesehatan,” tuturnya.
Untuk hari pertama, Rabu kemarin, menurut Husnul, pihaknya menerima jatah alat Rapid tes antigen sebanyak 23, dan sisanya hari ini hanya 9. ” Kalau sudah habis nanti kami komunikasikan dengan Dinkes, apakah akan ditambah lagi, atau tidak, karena kami ditugaskan sampai tanggal 04 Januari 2021,” Imbuhnya.
Khusus malam tahun baru nanti Posko Kesehatannya siaga 24 jam, untuk melayani masyarakat, terutama para tamu yang datang dari luar Garut. (Jay).





