06 Januari 2020
13 Agustus 2019
Puskesmas Cipanas Garut Gencar Sosialisasi Penanganan Penularan Covid-19 - https://www.gosipgarut.id/
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cipanas yang berlokasi di pusat objek wisata air panas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, semakin gencar melakukan sosialisasi penanganan penularan Covid-19 ke berbagai kalangan.
“Kemarin kita sosialisasi ke pengelola hotel dan penginapan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru ini. Juga ada surat edaran dari Pak Bupati, yang ditindaklanjuti surat edaran dari Dinas Kesehatan, bahwa tempat tempat pelayanan umum, apalagi hotel dan penginapan tempat berkunjungnya orang dari berbagai daerah, harus tes swab masiv,” kata Kepala puskesmas Cipanas, Hj. Husnul Khotimah, S.ST, Rabu (12/08/2020).
Ia menuturkan, kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan mulai tumbuh terutama di lingkungan hotel dan penginapan, termasuk dengan swab tes. Hal ini berkat sosialisasi yang terus menerus, padahal sebelumnya mendengar rapid tes saja masyarakat takut. Apalagi swab tes.
“Alhamdulillah berkat sosialisasi yang kita lakukan, masyarakat mulai mengerti. Dan setelah sosialisasi, kita ada kesepakatan dengan hotel dan penginapan yang ada di sini untuk melaksanakan swab tes masiv kepada semua yang terlibat di hotel dan penginapan. Kesepakatan ini akan kami konsultasikan ke Dinas Kesehatan, apakah diizinkan atau tidak,” ujar Husnul.
Ia menjelaskan, dari 51 hotel dan penginapan, pada sosialisasi pertama hadir 27 perwakilan hotel dan penginapan, dengan jumlah personal diperkirakan 600 orang yang akan diajukan untuk swab tes secara bertahap.
Kaitan dengan akan dilaksanakannya belajar tatap muka, kata Husnul, Puskesmas akan melaksanakan sosialisasi ke semua sekolah yang ada di wilayah kerja Puskesmas Cipanas yang tersebar di empat desa, mulai tingkat PUD sampai SMA/SMK.
“Alhamdulillah ada sekolah yang memfasilitasi untuk tempat sosialisasi ini di sekolah Almasduki,” terangnya.
Kegiatan lainnya yang dilaksanakan di samping kegiatan rutin pelayanan kesehatan, Puskesmas yang memiliki moto Rampak (ramah, nyaman, sopan, dan kekeluargaan) itu, juga melaksanakan penimbangan balita, dengan menimbang berat dan pengukuran tinggi badan sebagai antisipasi atau skrining stunting.
Kepala Puskesmas yang baru satu tahun lebih bertugas di Cipanas itu menambahkan, masih ada tambahan tugas lainnya di masa pandemi Covid-19 ini, yaitu permintaan deteksi awal sebagai bagian dari protokol kesehatan, apabila di hotel diselenggarakan acara yang melibatkan banyak orang.
“Ya, kita sekarang ini sering diminta melaksanakan skrining awal sebagai bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan yang ditujukan kepada peserta. Seperti pengukuran suhu tubuh, memeriksa apabila ada peserta yang mengalami flu, batuk dan lainnya. Kalau memang peserta ini ada gejala sakit, kita obati dulu, sebelum dipulangkan oleh panitia acara,” ujar Husnul.
Ia juga sempat curhat, soal kondisi Puskesmasnya yang masih belum banyak dikenal masyarakat di wilayah kerjanya, meski pusat kesehatan masyarakat itu sudah berdiri 19 tahun. Husnul berencana untuk mengubah tampilan depan kantornya supaya lebih terlihat sebagai Puskesmas. Ia juga berharap Puskemasnya itu dilengkapi dengan tempat rawat inap.
“Hotel dan penginapan di sini meminta supaya Puskesmas ini ada tempat rawat inapnya,” kata dia. (Yuyus)
copyright : https://www.gosipgarut.id/read/2020-15708/puskesmas-cipanas-garut-gencar-sosialisasi-penanganan-penularan-covid-19.html
29 Juli 2017
DIALOG INTERAKTIF DI RADIO BERSAMA PKM CIPANAS: KENAPA HARUS IMUNISASI MR
Rabu, 26/7, PROGNOSIS (Program Ngobrol dan Eksis), acara dialog interaktif Radio Indiswara 107.9 FM Garut, mengangkat tema Kenapa Harus Imunisasi MR.
Rabu, 26/7, PROGNOSIS (Program Ngobrol dan Eksis), acara dialog interaktif Radio Indiswara 107.9 FM Garut, mengangkat tema Kenapa Harus Imunisasi MR.
Dialog interaktif yang rutin mengudara setiap hari Rabu jam 10 – jam 12 wib ini, sudah berlangsung dari Mei 2016 s.d sekarang. Kegiatan ini dapat terselenggara secara rutin karena adanya MoU Puskesmas Cipanas dengan Manajemen Radio Indiswara 107.9 FM yang berlokasi di Desa Rancabango Kecamatan. Tarogong Kaler Kab Garut.
PROGNOSIS kali ini menghadirkan narasumber Amilia, SKM, M.KM dan dr. nurhayati. Adapun materi yang dikupas terkait kampanye Imunisasi MR seputar pengertian Imunisasi MR, latar belakang kampanye MR, siapa yang menjadi sasaran imunisasi ini dan kapan waktu, tempat dan pelaksanaaannya.
Selama siaran, ada pendengar yang bertanya mengenai beda campak dan rubella karena tadi disebutkan rubella adalah campak juga (pertanyaan pertama). Dokter Puskesmas Cipanas, dr. nurhayati menjelaskan jika Campak = Morbili = Measles, penyebabnya Virus Rubeola. Sedangkan Campak Jerman = Rubella penyebanya Virus Rubella. Yang membedakan adalah virus penyebabnya yang berbeda. Gejalanya hampir sama, yang menonjol panas dan ruam di kulit, gejala-gejala saluran pernafasan dan conjunctivitis. Bedanya campak/measles panasnya lebih tinggi, keluhannya lebih berat dibanding campak jerman/rubella.
Kemudian dari penanya kedua, bertanya apakah imunisasi ini halal? Vaksin ini halal karen bahan dan proses pembuatan vaksinnya tidak menggunakan atau bersentuhan dengan hal-hal yang haram.
COPYRIGHT : kesmas-id.com
27 Maret 2017
70 Peserta Dari 30 Puskesmas Dari Dinkes Garut Mengikuti Pelatihan Penyusunan RBA dan Laporan Keuangan Berbasis SAK
PT. Syncore Indonesia kembali dipercaya menyelenggarakan pelatihan yang bertemakan “Pelatihan Penyusunan RBA dan Laporan Keuangan Berbasis SAK menggunakan Implementasi Software BLUD”.
Pelatihan diselenggarakan di Ruang Abimanyu I & II, Hotel Grage Yogyakarta. Acara dihadiri oleh seluruh puskesmas dari Dinkes Kab. Garut yang terdiri dari 74 orang dari 30 Puskesmas. Dinkes Garut merupakan Dinas Kesehatan yang ditunjuk Kemendagri sebagai daerah percontohan untuk pengelolaan BLUD.
Kami, Syncore merasa terhormat ketika Dinkes Kab. Garut memilih Syncore sebagai partner pengembangan sistem aplikasi Puskesmas BLUD, pada Kamis, 6 Oktober 2016 lalu. Pelatihan diselenggarakan selama 2 hari, 6-7 Oktober 2016. Puskesmas tersebut antara lain
1.Puskesmas Bagendit
2.Puskesmas Bungbulang
3.Puskesmas Cibatu
4.Puskesmas Cikajang
5.Puskesmas Cikelet
6.Puskesmas Cilawu
7.Puskesmas Cipanas
8.Puskesmas Cisewu
9.Puskesmas Cisurupan
10.Puskesmas Citeras
11.Puskesmas Guntur
12.Puskesmas Haurpanggung
13.Puskesmas Kadungora
14.Puskesmas Karangpawitan
15.Puskesmas Leles
16.Puskesmas Limbangan
17.Puskesmas Malangbong
18.Puskesmas Pameungpeuk
19.Puskesmas Pasundan
20.Puskesmas Pembangunan
21.Puskesmas Peundeuy
22.Puskesmas Samarang
23.Puskesmas Selaawi
24.Puskesmas Siliwangi
25.Puskesmas Sindangratu
26.Puskesmas Singajaya
27.Puskesmas Sukamerang
28.Puskesmas Tarogong
29.Puskesmas Wanaraja
30.Puskesmas Bayongbong
Acara pelatihan dinarasumberi oleh Akademisi Konsultan BLUD, Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak dan akademisi Software BLUD sekaligus Direktur PT. Syncore Indonesia, Niza Wibyana Tito, S.Kom.
ada pembukaan acara Bapak Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak menjelaskan materi mengenai BLUD dan Penyusunan Dokumen Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA).
Selama pelatihan berlangsung diskusi terjadi antara peserta dan narasumber. Pesert terlihat semangan dan antusias mengikuti pelatihan. Semoga ini awal untuk pengelolaan Puskesmas BLUD yang lebih profesional dan akuntabel, jelas Bapak Rudy.
COPYRIGHT : syncoreconsulting
29 November 2016
RAMPAK (RAMAH NYAMAN SOPAN DAN KEKELUARGAAN)
UPT Puskesmas Cipanas terletak di jalan Cipanas no. 36 Garut, membawahi 4 wilayah kerja yaitu Desa Sirnajaya, Desa Langensari, Desa Rancabango dan Kelurahan Pananjung di Kecamatan Tarogong Kaler. UPTD Puskesmas Cipanas memiliki Visi dan Misi dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan,

Visi Puskesmas Cipanas yaitu terwujudnya pelayanan puskesmas yang bermutu dan terjangkau guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Adapun misinya yaitu: Meningkatkan pembangunan berwawasan kesehatan, mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat, memelihara dan meningkatkan mutu pemerataan dan keterjangkauan pelayanan, memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga dan masyarakat beserta lingkungannya.
Dalam perwujudan visi dan misi yang diemban oleh Kepala UPT Puskesmas Cipanas dan jajarannya maka manajemen Puskesmas mempunyai tata nilai yang dikenal dengan RAMPAK (Ramah Nyaman Sopan Dan Kekeluargaan) dan motto Puskesmas yaitu dengan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan Dan Sabar) pelayanan hari ini harus lebih baik dengan hari kemarin.
Dengan jumlah karyawan sebanyak 40
orang yang terdiri dari berbagai profesi kesehatan dan non kesehatan, UPTD Puskesmas terus berkomitmen dalam pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar di Permenkes no. 75 tahun 2015 mengenai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) hal ini dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang telah disandang oleh Puskesmas Cipanas diantaranya juara Puskesmas Berprestasi, Juara K3, Juara Posyandu se Provinsi Jawa Barat sehingga kerapkali Puskesmas Cipanas didatangi tamu dari luar daerah seperti Kaji Banding Program Promosi Kesehatan dari Sumatera Selatan dan Kaji Banding Posyandu.
Kepala Puskesmas dr. Yeyen S. Permana, M.Kes mengutarakan bahwa ada 2 jenis pelayanan di Puskesmas Cipanas yaitu Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Jenis layanan UKP adalah pelayanan secara personal/ individu pasien yang berobat di dalam gedung puskesmas maupun di jejaring Puskesmas seperti Puskesmas Pembantu Sirnajaya dan juga poskestren (pos kesehatan pesantren) dan poskesdes (Pos Kesehatan Desa). Sedangkan jenis layanan UKM sebagian besar dilaksanakan di luar gedung Puskesmas seperti penyuluhan, pelayanan di posyandu, pelayanan posbindu, kesehatan lingkungan, gizi dan UKM lainnya. UKM dibagi menjadi dua yaitu UKM essensial dan UKM pengembangan.
Saat ini ada bebagai macam program inovasi yang dikembangkan oleh UPTD Puskesmas yaitu program PROGNOSIS (Program Ngobrol dan Eksis), RANCAGE (HIV AIDS) dan Facebook PROMKES PKM CIPANAS GARUT. PROGNOSIS adalah program siaran radio yang bekerjasama dengan Radio Indiswara di 107,9 FM setiap hari Rabu jam 10.00 s.d 12.00 WIB berupa dialog interaktif, RANCAGE adalah program layanan HIV AIDS yang mencakup konseling, penyuluhan, mobile VCT dan pemeriksaan HIV-AIDS karena wilayah Puskesmas Cipanas adalah wilayah pariwisata sehingga dikhawatirkan banyak perilaku beresiko yang perlu dibina, dan yang terakhir adalah penggunaan Facebook dengan account PROMKES PKM CIPANAS GARUT. Program inovasi ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat tidak hanya di wilayah kerja saja tapi juga masyarakat di kab. Garut. Dengan adanya program inovasi lewat media massa (PROGNOSIS dan FACEBOOK) UPTD Puskesmas Cipanas bisa mensosialisasikan semua yang menyangkut pelayanan dari penyampaian pertama kali mengenai Visi misi dan Tata Nilai hingga ke penjadwalan kegiatan dan laporan hasil kegiatan tersebut.
Dalam Peraturan Menteri kesehatan no. 46 tahun 2015 tentang akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat praktik mandiri dokter, dan tempat praktik mandiri dokter gigi bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien; meningkatkan perlindungan bagi sumber daya manusia kesehatan, masyarakat dan lingkungannya, serta Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat praktik mandiri dokter, dan tempat praktik mandiri dokter gigi sebagai institusi ;dan meningkatkan kinerja Puskesmas, klinik Pratama, Tempat praktik mandiri dokter, dan tempat praktik mandiri dokter gigi dalam pelayanan kesehatan perorangan dan/atau kesehatan masyarakat.
Kepala puskesmas beserta karyawan/I Puskesmas Cipanas berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sesuai dengan visi Puskesmas yaitu terwujudnya pelayanan yang bermutu dengan mengirimkan proposal penilaian / survey akreditasi kepada Kementerian Kesehatan. Kemenkes menindaklanjuti pengajuan proposal ini secara sigap dengan dikirimnya penjadwalan survey akreditasi ke UPTD Puskesmas Cipanas. Diharapkan dengan mengikuti survey akreditasi yang akan dilaksanakan tanggal 5 Desember 2016 mutu pelayanan kesehatan puskesmas dapat dibina, dipelihara dan ditingkatkan untuk kenyamanan dan keamanan pelanggan.
Dalam peningkatan mutu ini selain dari peraturan dan perundang undangan, Puskesmas Cipanas juga menampung aspirasi, saran, keluhan dan masukan dari masyarakat, tokoh masyarakat dan juga lintas sektor seperti Kecamatan beserta para muspika juga para kepala desa/ lurah dalam penyusunan kegiatan yang berorientasi pada pelanggan. Pertemuan lintas program, lintas sector dan tokoh masyarakat ini difasilitasi setiap 3 bulan sekali (triwulan).
Mudah mudahan dengan proses akreditasi ini UPTD Puskesmas Cipanas dapat meningkatkan mutu layanan dan kenyamanan pelanggan guna mencapai UPTD Puskesmas Cipanas yang terakreditasi Paripurna, aamiin……
COPYRIGHT : TABLOID INTAN








