SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT UPT PUSKESMAS CIPANAS KABUPATEN GARUT UPT PUSKESMAS CIPANAS GARUT

30 September 2020

Tutorial Senam Gema Lawan Covid 19 dengan 3M

 


Senam Kreasi Gema 3M UPT Puskesmas Cipanas





Ayo jangan kasih kendor 🔥 dengan 3M:
1. Memakai masker
2. Menjaga jarak
3. Mencuci tangan pakai sabun
Stay safe stay healthy ✊

 #lawancovid19 #bersamapastibisa #covid19 #cegahcovid #dirumahsaja #staysafe #stayhome #stayhealthy #bantukami #adaptasikebiasaanbaru #pakaimasker #jagajarak #cucutanganpakaisabun #ctps

Sosialisasi Adaptasi kebiasaan baru dan pemberian Fe remaja putri kepada guru UKS tingkat SMP SMA sewilayah kerja puskesmas Cipanas bersama lintas sektor

 

 #lawancovid19 #bersamapastibisa #covid19 #cegahcovid #dirumahsaja #donasi #opendonasi #staysafe #stayhome #stayhealthy #bantukami #akb #protokolkesehatan #santribaru #kebiasaanbaru #tetapjagajarak #selalupakaimasker #ferematri #uks

Sosialisasi Adaptasi kebiasaan baru dan pemberian obat cacing kepada guru UKS tingkat SD TK PAUD sewilayah kerja puskesmas Cipanas bersama lintas sektor



 #lawancovid19 #bersamapastibisa #covid19 #cegahcovid #dirumahsaja #donasi #opendonasi #staysafe #stayhome #stayhealthy #bantukami #akb #protokolkesehatan #santribaru #kebiasaanbaru #tetapjagajarak #selalupakaimasker #ferematri #uks

Antisipasi Penyebaran COVID-19 Pekerja Wisata di Cipanas Disweb Test

 

Para pekerja hotel di kawasan objek wisata Cipanas Kabupaten Garut melakuakan sweb test. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi penyebaran COVID-19.

Sweb test sendiri setelah beberapa waktu yang lalu pemerintah membuka kembali sektor pariwisata di Garut.

“Ini untuk kepentingan bersama dan warga sekitar, karyawan hotel harus diyakinkan dalam kondisi aman dari COVID-19,” kata Kepala Puskesamas Cipanas, Husnul Khotimah di sela-sela pelaksanaan sweb test di Cipanas, Jumat 28 Agustus 2020.

Ia menuturkan, hasil pendataan ada 1.097 karyawan hotel dan penginapan di kawasan objek wisata Cipanas Garut.

Dari data itu petugas melakukan tes usap secara acak atau 52 persen pada tahap pertama.

“Sebelumnya kita sudah sosialisasi kepada pihak hotel, semua hotel penginapan dirandom sampling minimal 52 persen, dari nama-nama tersebut harus diswab sampling,” katanya.

Ia menyampaikan, pemeriksaan dengan tes usap kepada pekerja sektor perhotelan itu merupakan instruksi langsung dari Bupati Garut untuk mengetahui kondisi kesehatan pekerja.

Orang yang sering berada di tempat umum seperti hotel dan tempat wisata, kata dia, diwajibkan menjalani tes usap untuk memastikan ada tidaknya penyebaran COVID-19.

“Kita menjalankan surat edaran Pak Bupati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, di mana tempat umum ini harus dilakukan tes masif,” katanya.

Ia menyampaikan, hasil dari tes usap itu akan diketahui pada tiga sampai tujuh hari ke depan, jika diketahui posiitf COVID-19, maka akan dilakukan tes usap tahap dua bagi pekerja lainnya untuk mendeteksi penyebarannya.

“Jika dari hasil ini tidak ada yang positif, maka kami tidak akan melaksanakan tahap dua, kalau ada nanti ada tahap dua, yakni melakukan tes bagi karyawan lainnya,” kata Hj. Husnul Khotimah, S.ST (Kepala Puskesmas Cipanas).

copyright ; GARUT PLUS