SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT UPT PUSKESMAS CIPANAS KABUPATEN GARUT UPT PUSKESMAS CIPANAS GARUT

30 September 2020

Sosialisasi Adaptasi kebiasaan baru dan pemberian Fe remaja putri kepada guru UKS tingkat SMP SMA sewilayah kerja puskesmas Cipanas bersama lintas sektor

 

 #lawancovid19 #bersamapastibisa #covid19 #cegahcovid #dirumahsaja #donasi #opendonasi #staysafe #stayhome #stayhealthy #bantukami #akb #protokolkesehatan #santribaru #kebiasaanbaru #tetapjagajarak #selalupakaimasker #ferematri #uks

Sosialisasi Adaptasi kebiasaan baru dan pemberian obat cacing kepada guru UKS tingkat SD TK PAUD sewilayah kerja puskesmas Cipanas bersama lintas sektor



 #lawancovid19 #bersamapastibisa #covid19 #cegahcovid #dirumahsaja #donasi #opendonasi #staysafe #stayhome #stayhealthy #bantukami #akb #protokolkesehatan #santribaru #kebiasaanbaru #tetapjagajarak #selalupakaimasker #ferematri #uks

Antisipasi Penyebaran COVID-19 Pekerja Wisata di Cipanas Disweb Test

 

Para pekerja hotel di kawasan objek wisata Cipanas Kabupaten Garut melakuakan sweb test. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi penyebaran COVID-19.

Sweb test sendiri setelah beberapa waktu yang lalu pemerintah membuka kembali sektor pariwisata di Garut.

“Ini untuk kepentingan bersama dan warga sekitar, karyawan hotel harus diyakinkan dalam kondisi aman dari COVID-19,” kata Kepala Puskesamas Cipanas, Husnul Khotimah di sela-sela pelaksanaan sweb test di Cipanas, Jumat 28 Agustus 2020.

Ia menuturkan, hasil pendataan ada 1.097 karyawan hotel dan penginapan di kawasan objek wisata Cipanas Garut.

Dari data itu petugas melakukan tes usap secara acak atau 52 persen pada tahap pertama.

“Sebelumnya kita sudah sosialisasi kepada pihak hotel, semua hotel penginapan dirandom sampling minimal 52 persen, dari nama-nama tersebut harus diswab sampling,” katanya.

Ia menyampaikan, pemeriksaan dengan tes usap kepada pekerja sektor perhotelan itu merupakan instruksi langsung dari Bupati Garut untuk mengetahui kondisi kesehatan pekerja.

Orang yang sering berada di tempat umum seperti hotel dan tempat wisata, kata dia, diwajibkan menjalani tes usap untuk memastikan ada tidaknya penyebaran COVID-19.

“Kita menjalankan surat edaran Pak Bupati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, di mana tempat umum ini harus dilakukan tes masif,” katanya.

Ia menyampaikan, hasil dari tes usap itu akan diketahui pada tiga sampai tujuh hari ke depan, jika diketahui posiitf COVID-19, maka akan dilakukan tes usap tahap dua bagi pekerja lainnya untuk mendeteksi penyebarannya.

“Jika dari hasil ini tidak ada yang positif, maka kami tidak akan melaksanakan tahap dua, kalau ada nanti ada tahap dua, yakni melakukan tes bagi karyawan lainnya,” kata Hj. Husnul Khotimah, S.ST (Kepala Puskesmas Cipanas).

copyright ; GARUT PLUS

Deteksi Covid-19, Sejumlah Pekerja Hotel Objek Wisata Cipanas Garut Jalani Tes Usap

 Setelah dalam beberapa bulan terakhir sektor pariwisata dbuka Pemerintah Kabupaten Garut, sejumlah pekerja hotel di kawasan objek wisata Cipanas Garut menjalani tes usap. Hal tersebut dilakukan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19.

“Ini untuk kepentingan bersama, karyawan hotel harus diyakinkan dalam kondisi aman dari COVID-19,” kata Kepala Puskesamas Cipanas, Husnul Khotimah di sela-sela pelaksanaan tes usap di Cipanas Garut, Kamis (27/08/2020).

Diungkapkannya, hasil pendataan ada 1.097 karyawan hotel dan penginapan di kawasan objek wisata Cipanas Garut, dari data itu petugas melakukan tes usap secara acak atau 52 persen pada tahap pertama.



“Sebelumnya kita sudah sosialisasi kepada pihak hotel, semua hotel penginapan di-random sampling minimal 52 persen, dari nama-nama tersebut harus di-swab sampling,” katanya.

Ia menyampaikan, pemeriksaan dengan tes usap kepada pekerja sektor perhotelan itu merupakan instruksi langsung dari Bupati Garut untuk mengetahui kondisi kesehatan pekerja.

Orang yang sering berada di tempat umum seperti hotel dan tempat wisata, kata dia, diwajibkan menjalani tes usap untuk memastikan ada tidaknya penyebaran COVID-19.

“Kita menjalankan surat edaran Pak Bupati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, di mana tempat umum ini harus dilakukan tes masif,” katanya.

Ia menyampaikan, hasil dari tes usap itu akan diketahui pada tiga sampai tujuh hari ke depan, jika diketahui posiitf COVID-19, maka akan dilakukan tes usap tahap dua bagi pekerja lainnya untuk mendeteksi penyebarannya.

“Jika dari hasil ini tidak ada yang positif, maka kami tidak akan melaksanakan tahap dua, kalau ada nanti ada tahap dua, yakni melakukan tes bagi karyawan lainnya,” kata Husnul.

Praktisi Senior Perhotelan di Garut, Ivi D Sunardi menyatakan, selama ini pelaku pariwisata maupun perhotelan di Garut telah mematuhi protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah seperti cek suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan, menggunakan masker dan rajin menyemprotkan disinfektan.

Meski sudah mematuhi protokol kesehatan, kata dia, para pekerja juga membutuhkan kepastian terkait kondisi kesehatannya dengan melakukan tes usap untuk mendeteksi ada tidaknya penularan COVID-19.

Ia menegaskan, tes usap para pekerja hotel itu untuk memberikan kepercayaan terhadap pengunjung bahwa di hotel bebas dari penyebaran wabah COVID-19, sehingga berdampak pada tingkat kunjungan hotel. (*)

COPYRIGHT : GARUT EXPRESS

Kegiatan Bhakti Sosial dari Pengurus Bhayangkari Ranting Polsek Tarogong Kaler Kepada UPT Puskesmas Cipanas

 

Jumat Tgl 17 April 2020 Pukul 13.00 Wib Polsek Tarogong Kaler Polres Garut melaksanakan kegiatan serah terima Sembako dari Bhayangkari Ranting Polsek Tarogong Kaler ke Polsek Tarogong Kaller untuk diberikan Kepada UPT Puskesmas Cipanas :

Adapun hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya :

-Kapolsek Tarogong Kaler IPTU Masrokan S.E

-Kanit Intelkam Polsek Tarogong Kaler Aiptu Rosilun S.ip

-Bhabinkamtibmas Desa Mekarwangi Brigadir M. Sahid

-Anggota Sabhara polsek Tarogong Kaler Brigadir Angga. sh

-Kepala Puskesmas Cipanas Husnul khotimah, S.ST

-Dr. Yeni mulyani.

-Staff UPT Cipanas


Dalam kesempatan tersebut selaku perwakilan UPT Cipanas Dr. Yeni Mulayani Memberikan Banyak ucapan Terimakasih Kepada Bhayangkari Ranting Polsek Tarogong Kaler Khususnya Kapolsek Tarogong Kaler beserta Ibu Kapolsek Tarogong Kaler semoga dengan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat serta menjadi amal ibadah bagi kita semua.

Kemudian dalam bakti sosial tersebut Bhayangkari Polsek Tarogong Kaler memberikan bantuan berupa alat medis dan masker, disisi lain kegiatan tersebut dilaksnakan dalam rangka mengatasi penyebaran Virus Covid 19 (Corona) khsuunya diwilayah Kec. Tarogong Kaler selain itu juga untuk meningkatkan sinegritas Polsek Tarogong Kaler dengan UPT Puskesmas Ciapanas.

Pada pukul 13.50 wib kegaiatan Bhakti Sosial dari Pengurus bhayangkari Ranting Polsek Tarogong Kaler Kepada UPT Puskesmas Cipanas selesai dilaksnakan dalam keadaan aman dan kondusif. (Sandi priady)

COPYRIGHT : JABAR WARTA NUSA